Ilustrasi v-belt (rumputteki)
May Wijayanto, kepala teknisi Dealer Honda Nusantara Surya Sakti Samarinda mengatakan, v-belt motor mesti diganti ketika berumur dua tahun atau telah melewati 24.000 kilometer (km) dengan catatan kendaraan digunakan dalam kondisi normal. Artinya motor hanya dipakai untuk kegiatan harian. Lain cerita bila sering digunakan untuk perjalanan antar kota, biasanya akan terjadi penurunan performa.
"Apalagi sering digunakan di medan bergunung atau dipakai ngebut v-belt lebih cepat aus,” ujarnya.
Tak hanya itu, kata dia, saat kamu menggunakan spare part tidak orisinal juga bisa menjadi penyebab putusnya v-belt motor. Karena itu menurut dia setiap pabrikan pasti punya standarnya daya tahan masing-masing. Dengan menggunakan komponen nonorisinal, daya tahan karet menjadi lebih rendah.
"Kasus v-belt putus itu jarang terjadi dan mudah dihindari, yang penting rajin melakukan servis berkala," terangnya.