Samarinda, IDN Times- Reduksi penggunaan kantong plastik telah menjadi isu hangat di berbagai negara dalam beberapa tahun terakhir, termasuk Indonesia. Wajar sebab, sampah plastik mencemari lingkungan dalam jangka tak sebentar.
Sifat plastik yang tidak mudah terurai membuat persoalan ini tak bisa dipandang sebelah mata. Belum lagi dari hasil penelitian Jenna R. Jambeck dan kawan-kawan terhadap 192 negara termasuk Indonesia pada 2010. Selama enam tahun dilakukan kajian diperoleh hasil yang mengejutkan.
Indonesia berada di peringkat kedua di dunia sebagai penyumbang sampah plastik ke laut setelah Tiongkok, disusul Filipina, Vietnam, dan Sri Lanka. Penelitian tersebut diterbitkan oleh laman www.sciencemag.org pada Februari 2015 dengan judul Marine Pollution: Plastic waste inputs from land into the ocean.
Lantas bagaimana dengan Kaltim?
