Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Rumah di Pondok Pesantren Al Izzah Balikpapan Diamuk si Jago Merah

instragram/info_bencana_balikpapan
instragram/info_bencana_balikpapan

Balikpapan, IDN Times – Para santri di Pondok Pesantren Al Izzah, Balikpapan Utara panik, pada Minggu (8/9) siang. Penyebabnya, si jago merah mengamuk di pondok pesantren tersebut.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Balikpapan, Suseno mengatakan, dua rumah di lingkungan Pesantren Al Izzah hangus terbakar. Salah satu rumah dihuni oleh Nur Basori (41).  Sedangkan satu rumah lainnya ditempati oleh Wiwin Krisdianto (43).

“Laporan kebakaran ini kami terima pukul 12.05 Wita. Pemilik rumah yang terbakar adalah Pesantren Al Izzah,” katanya kepada awak media.

1. Kurang dari satu jam api berhasil dijinakan

instagram/info_bencana-balikpapan
instagram/info_bencana-balikpapan

Mendapat laporan, lanjut Suseno, pihaknya bergegas mendatangi lokasi kebakaran tersebut untuk memadamkan api. Pihaknya menerjunkan dua unit mobil rescue dari Rescue Pusdal Ops BPBD Balikpapan, satu unit mobil pemadam kebakaran (damkar) dari UPT PBD Balikpapan Utara dan dua unit mobil damkar dari UPT PBD Gunung Samarinda.

Selain BPBD Balikpapan, pihaknya juga dibantu oleh Dishub Balikpapan, Polsek Balikpapan Utara, PLN, PSC 119 Karang Koang, PDAM, BEA, Rescue PP dan Info Bencana. Butuh waktu kurang dari satu jam untuk memadamkan kebakaran ini.

“Api baru bisa dipadamkan pada pukul 13.00 Wita,” terangnya.

2. Ditinggal penghuni, rumah terbakar

instagram/info_bencana_balikpapan
instagram/info_bencana_balikpapan

Dijelaskan Suseno, saat kebakaran kedua rumah yang hangus terbakar itu ditinggal oleh penghuninya, sehingga rumah dalam keadaan kosong.

Dia pun memastikan tak ada korban jiwa dalam insiden ini. “Negatif korban. Untuk penyebab kebakarannya masih dalam penyelidikan pihak berwajib (polisi),” jelasnya.

3. Para santri sempat berusaha padamkan api pakai ember

instragram/info_bencana_balikpapan
instragram/info_bencana_balikpapan

Sementara itu, salah seorang saksi mata, Darmanto (36) mengatakan, api pertama kali muncul dari dalam rumah yang ditempati Nur Basori. Namun dia juga tidak mengetahui, apa yang menyebabkan terjadinya kebakaran.

“Begitu saya tahu ada kebakaran, saya langsung lapor ke Pos UPT PBD Balikpapan Utara,” katanya ditemui di lokasi kebakaran.

Sebelum petugas damkar datang, dibeberkan Darmanto, para santri di Pesantren Al Izzah berbondong-bondong ke lokasi kebakaran untuk memadamkan api dengan alat seadanya. “Ya, kami tadi sempat sirami air pakai ember aja, takut kalau nanti makin membesar apinya,” tandasnya.

Share
Topics
Editorial Team
Surya Aditya
EditorSurya Aditya
Follow Us

Latest News Kalimantan Timur

See More

Artikel kaltim

04 Nov 2025, 15:43 WIBNews