Balikpapan, IDN Times - Jumlah perumahan di Balikpapan melonjak tajam terutama sejak pemerintah pusat meluncurkan program rumah murah bersubsidi. Namun belakangan, keberadaan perumahan yang sudah dibangun di Balikpapan masih banyak menyisakan persoalan mulai dari dampak lingkungan hingga masalah Fasilitas Umum (Fasum) yang disediakan oleh pengembang perumahan.
Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman (Disperkim) Balikpapan I Ketut Astana mengatakan, “Baru sedikit yang menyerahkan (Fasum), diantaranya Perumahan Balikpapan Permai (BP) dan Perumahan Sinarmas Wisesa, serta ada lagi Perumahan Wika dan Regency juga sudah memasukkan surat dan akan berlanjut, semua nanti kita minta,” jelasnya.
