Balikpapan, IDN Times - PT Pelindo VI (Persero) meminta agar pemerintah mengkaji ulang konsep pembangunan jembatan tol laut yang menghubungkan wilayah rencana ibu kota negara di Kabupaten Penajam Paser Utara dengan Kota Balikpapan.
Direktur Utama PT Pelindo VI (Persero) Farid Padang mengatakan rencana pembangunan jembatan tol Penajam Balikpapan yang saat ini sudah memasuki tahap pelelangan di Kementerian Perhubungan perlu dikaji ulang, ketinggian jembatan yang hanya 50 meter dengan lebar bentar pilang berkisar 7,35 meter dinilai akan mengancam kelancaran lalu lintas laut di Teluk Balikpapan.
"Harus ditinjau kembali, meskipun saat ini sudah memasuki tahap lelang, konsep yang telah dibuat dapat diubah," kata Farid usai menghadiri kegiatan Kunjungan Kerja Komisi VI DPR RI di Hotel Grand Tjokro Balikpapan, Kamis (5/12).