Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Komandan Mendadak Diganti saat Upacara Sumpah Pemuda di Balikpapan

IDN Times/Maulana
IDN Times/Maulana

Balikpapan, IDN Times - Suasana hikmat saat Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda pada Senin (28/10) di Lapangan Merdeka, Balikpapan mendadak riuh. Komandan upacara yang awalnya dipimpin oleh Ading H. perwakilan dari Pramuka digantikan oleh Haryanto dari KNPI Kota Balikpapan.

Ading yang menjadi komandan upacara lengkap dengan atribut pramuka, diganti saat upacara karena suaranya dinilai terlalu lembut, sehingga menyebabkan sejumlah undangan, perwakilan instansi dan organisasi masyarakat hadir riuh ketika ia menyiapkan barisan.

Pelaksanaan upacara kemudian dilanjutkan kembali dengan komandan upacara Haryanto, dengan inspektur upacara Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.

1. Kadisdik Balikpapan sempat geram

IDN Times/Maulana
IDN Times/Maulana

Kejadian yang menyebabkan pergantian secara mendadak terhadap komandan upacara pada peringatan Hari Sumpah Pemuda di Lapangan Merdeka Kota Balikpapan ini sempat membuat geram Kepala Dinas Pendidikan Kota Balikpapan Muhaimin yang juga pembina Pramuka.

Muhaimin yang hadir di lokasi pelaksanaan upacara sempat meninggalkan tempat duduknya menuju belakang panggung, karena merasa kesal dengan tindakan panitia yang mengganti komandan upacara secara mendadak.

Dirinya menyampaikan protes karena pihak panitia tidak melakukan seleksi lebih awal sehingga komandan upacara harus diganti ketika upacara sudah dimulai. Usai kegiatan upacara, Muhaimin yang diminta tanggapannya soal kejadian tersebut mengaku enggan berkomentar soal kejadian tersebut.

"Saya gak mau komentar soal itu, tanya yang lain ajalah yang soft-soft aja," jawab Muhaimin singkat.

2. Wali Kota Balikpapan sebut anak muda harus mahir memanfaatkan teknologi

IDN Times/Maulana
IDN Times/Maulana

Usai menghadiri kegiatan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-91 tahun di Lapangan Merdeka Kota Balikpapan, Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi berpesan agar anak muda di Kota Balikpapan bersemangat dalam memajukan pembangunan di Kota Balikpapan sehingga tidak ketinggalan dengan daerah lain.

Menurut Rizal, anak muda atau pemuda harus mampu mengimbangi perkembangan dan dapat memanfaatkan teknologi untuk memajukan pertumbuhan kota. Menurutnya, perkembangan teknologi memiliki dampak positif dan negatif, sehingga generasi muda harus mampu memilah untuk memanfaatkan teknologi dengan semangat membangun bangsa dan negara.

“Anak muda harus mampu membangun semangat bersama-sama dan meningkatkan kualitas SDM, memang kemajuan teknologi juga memberikan dampak negatif, sehingga harus bisa memilahnya,” pesan RIzal.

3. Polres Balikpapan luncurkan aplikasi 'Beruang Madu'

IDN Times/Maulana
IDN Times/Maulana

Usai kegiatan Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda. Polres Balikpapan juga meluncurkan aplikasi “Beruang Madu” untuk memudahkan layanan  masyarakat. Aplikasi ini dapat diunduh di playstore untuk pengguna android.

“Hari ini kami meluncurkan aplikasi “Beruang Madu” yang merupakan singkatan dari Balikpapan Elektronik Ruang Masyarakat  Anjangsana dan Mengandu. Masyarakat dapat menggunakan aplikasi secara online sehingga lebih mudah dapat mendapatkan pelayanan kepolisian,” kata Kapolres Balikpapan AKBP Wiwin Fitra.

Menurut Wiwin, melalui aplikasi ini masyarakat dapat menikmati layanan kepolisian secara online seperti SIM online, pembuatan SKCK , laporan kehilangan dan imbauan Kamtibmas, termasuk tombol panic button yang merupakan fasilitas ketika terjadi kejadian berbahaya dan bencana.

“Ketika menekan tombol panic button, polisi terdekat akan segera merespon untuk menanggapinya,” tambahnya.

Share
Topics
Editorial Team
Mela Hapsari
EditorMela Hapsari
Follow Us