Lukman paman dari Yusuf menyebut keponakannya korban kejahatan (IDN Times/Yuda Almerio)
Meski demikian, pihak keluarga tak langsung percaya jika tubuh anak yang terbawa banjir itu merupakan korban banjir. Pernyataan itu tegas dikatakan Lukman (40), kakak dari Bambang Sulistyo ayah, Ahmad Yusuf Ghazali. Dia menduga jika keponakannya itu merupakan korban tindak kriminalitas.
"Jasad itu gak ada kepalanya, bagaimana mungkin karena banjir. Kami yakin anak kami (Yusuf) jadi korban kriminalitas," ucapnya pada Ahad (8/12).
Dia pun menjelaskan dasar dugaannya itu. Berdasarkan perhitungan dari PAUD yang juga tempat penitipan anak (day care) di Jalan AW Sjahranie hingga lokasi penemuan yakni Jalan Antasari II maka jaraknya sekitar 3 kilometer lebih. Bila terseret banjir tak mungkin kepala dan organ tubuh ikut menghilang.
Tak hanya jarak, kondisi aliran eks anak sungai juga dangkal. Itulah yang membuat dirinya yakin bila keponakan kesayangannya itu diculik seseorang, kemudian dibunuh dan jasad mungilnya di buang ke sungai tersebut.
"Kami yakin itu (keponakan korban kejahatan), karena kondisinya tak lagi utuh," imbuhnya.