Lokasi yang akan dikembangkan menjadi ibu kota negara di kawasan Sepaku, Penajam Paser Utara (IDN Times/Mela Hapsari)
Wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara terdiri dari 4 kecamatan, 24 kelurahan, dan 30 desa. Presiden Jokowi telah menetapkan Kecamatan Sepaku menjadi ibu kota negara dan menjadi pusat pemerintahan. Kecamatan Sepaku sendiri memiliki 15 desa. Saat pembangunan IKN tentu tidak hanya desa-desa di Kecamatan Sepaku yang akan berkembang, namun juga seluruh desa di PPU.
"Saya dengan tim di PPU sedang memprioritaskan program percepatan perekonomian pedesaan karena memang intinya wilayah PPU itu kan kabupaten. Proyek utama dan pertama pembangunan IKN ada di wilayah pedesaan," kata Aji Sofyan.
Pihaknya telah melakukan Focus Group Discussion (FGD) untuk mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi oleh desa-desa di Penajam Paser Utara.
"Kami sudah melakukan FGD, mengidentifikasi persoalan-persoalan di pedesaan agar bisa keluar dari bottle neck-nya (hambatan/ permasalahan). Kami sudah temukan berbagai persoalan untuk selanjutnya kita akan di-finishing di dalam RPJMDes (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Desa)," beber Dosen Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Mulawarman ini.
Ia menjelaskan ada banyak permasalahan desa yang harus ditangani terutama menjelang proses pemindahan IKN yang akan dilakukan mulai tahun 2020 mendatang.
"Banyak masalah dari berbagai aspek, seperti infrastruktur desa, aspek kelembagaan desa, juga aspek usaha ekonomi desa. Persoalan-persoalan itu muncul saat FGD dan menjadi identifikasi persoalan yang harus kami selesaikan dalam waktu cepat. ini yang sekarang menjadi prioritas Pak Bupati," jelas Aji Sofyan lebih lanjut.