Minimnya curah hujan yang turun di Kota Balikpapan dalam 2 bulan terakhir, menyebabkan ketinggian air di Waduk Manggar terus menurun. Dalam laporan yang diterima oleh Pemerintah Kota Balikpapan ketinggian air di waduk manggar saat ini sudah menurun hingga ketinggian 9 meter.
Dengan ketinggian air tersebut, Kota Balikpapan masih memiliki sekitar 13 juta meter kubik air baku. Jumlah tersebut diperkirakan mampu bertahan untuk mengantisipasi masalah air bersih di Kota Balikpapan hingga 3 bulan ke depan.
"Kira-kira bertahan tiga bulan, kalau prediksi BMKG, minggu kedua Oktober sudah turun hujan. Persediaan itu masih cukup tapi berubah lebih lambat misalnya Desember tentu kita harus waspada," jelas Wali Kota Balikpapan Rizal Effendi.
Ia menjelaskan level terendah Waduk Manggar untuk efektif dalam memenuhi kebutuhan air baku berada pada level ketinggian 5 meter. Pada ketinggian tersebut harus mulai dilakukan jadwal penggiliran penyaluran air bersih.
"Kita harus waspada dan mudah-mudahan Allah menerima doa kita begitu sehingga hujan bisa lebih cepat tentunya dan lebih cepat bencana asapnya bilang begitu," ujarnya.