Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IDN Times/Istimewa
IDN Times/Istimewa

Balikpapan, IDN Times - Pemerintah Kota Balikpapan optimis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) dari sektor retribusi tower komunikasi bisa terealisasi pada tahun 2019 ini.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Balikpapan Sutadi mengatakan hingga pertengahan tahun ini jumlah PAD yang berhasil dikumpulkan tercatat mencapai hampir mencapai angka Rp1 miliar. 

"Kami optimis bisa tercapai, karena sekarang saja sudah hampir Rp1 miliar dari target Rp1 miliar pada tahun ini," kata Sutadi kepada wartawan di kantor Wali Kota Balikpapan, beberapa waktu lalu.

1. Data jumlah tower komunikasi meningkat 100 persen

IDN Times/Maulana

Sejak diterapkan mulai Oktober 2017 lalu, jumlah data tower komunikasi di Kota Balikpapan terus meningkat. Sutadi menyebutkan hingga tahun 2019, data jumlah tower komunikasi di di Kota Balikpapan tercatat mencapai 390 lebih.

"Tower yang ada bervariasi ada manipol, 4 kaki dan rooftop, bermacam-macam. Kita data sesuai spesifikasinya," sebut Sutadi.

Data Diskominfo Balikpapan pada tahun 2017 jumlah tower atau menara di Balikpapan sejumlah 200 buah. Pada tahun 2018 meningkat menjadi sekitar 300 menara.

"Kami terus lakukan pendataan. Data yang masuk merupakan tower yang belum terdata dan tower yang baru dibangun," jelas Sutadi.

2. Target PAD terus dinaikkan tiap tahun

Kota Balikpapan sudah mulai melakukan penarikan retribusimenara komunikasi sejak Oktober 2017 lalu. Penarikan retribusi tersebut sejalan dengan Perda No. 4/2017 tentang Perubahan Atas Perda No. 9/2011 tentang Retribusi Jasa Umum.

Retribusi menara komunikasi merupakan salah satu potensi untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah. Sutadi menerangkan pihaknya menetapkan target PAD untuk retribusi tower berdasarkan jumlah tower yang terdata.

Di tahun 2017, Diskominfo Kota Balikpapan menetapkan besaran target PAD retribusi tower mencapai Rp700 juta. Target tersebut kembali dinaikkan menjadi Rp800 juta pada tahun 2018.

"Kami memasang target PAD sesuai dengan data tower, target akan kembali dinaikan apabila jumlah daftarnya bertambah," terangnya.

Perhitungan nilai retribusi menara komunikasi ini berdasarkan pada tingkat penggunaan jasa yang diukur dari jumlah kunjungan, untuk pengawasan dan pengendalian menara telekomunikasi yang dilakukan sebanyak dua kali dalam satu tahun.

Sedangkan komponen tingkat penggunaan jasa yang dihitung meliputi uang harian, biaya transportasi, beban pengadaan alat tulis kantor, dan frekuensi jumlah kunjungan.

3. Memaksimalkan keterlibatan masyarakat sekitar tower

Instagram/taliparambian

Sutadi menambahkan dalam pengoperasian menara komunikasi, pengusaha juga diwajibkan untuk melibatkan masyarakat di sekitar menara komunikasi sebagai salah satu syarat perizinan.

"Polanya tergantung mereka dengan masyarakat ketika sedang membangun, sebagai bentuk kepedulian pengusaha," tambahnya.

Bentuk kepedulian tersebut merupakan tanggung jawab sosial atau CSR pengusaha tower terhadap masyarakat yang berada di sekitar lokasi menara komunikasi.

Editorial Team