Melihat fenomena tersebut, Aji Suwignyo, komisioner dari Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Samarinda, ikut angkat bicara. Dia berpendapat pelajar ini belum bisa berdemo di lapangan dengan baik. Lantaran mereka hanya meluapkan emosinya semata. Memberikan kritik kepada pemerintah bukan masalah, tapi harus sesuai tempat dan waktunya.
“Biar senior mereka yang melakukan, tapi ingat jangan sampai mengajak adik-adiknya berdemo,” katanya, Jumat (27/9).
Dia pun sependapat bila sekolah memberi sanksi terhadap pelajar yang turun aksi ke jalan. Tapi perlu diingat hukuman yang diberikan harus mendidik dan tidak menghilangkan hak bagi mereka untuk mendapatkan pembelajaran.
“Paling mudah ialah membersihkan lingkungan di sekolah atau memberikan tugas tambahan,” imbuhnya.