Tidak hanya dipaksa jalan kala ban bocor, ternyata kalau pemasangannya salah bisa membuat ban dalam juga rusak. "Kalau pemasangannya tidak tepat, ban bisa terlipat dan robek.
Hal ini paling sering terjadi pada ban mobil, sih. Tetapi tidak menutup kemungkinan juga buat sepeda motor," sebut Suradi. Pemasangan yang kurang pas antara bingkai roda serta ban dalam dan luar juga bisa membuat ban lekas rusak.
Jadi sekalipun sudah ditambal, ban akan kembali kempis saat diajak jalan sebab udara di dalam ban terhambat. Lalu, benda karet ini rusak karena gesekan dan beban pengendara serta si penumpang.
Selain pemasangan, tekanan angin juga perlu diperhatikan. Ban dalam wajib diisi angin sebelum disisipkan di dalam ban luar agar si pemasang menghindari terlipatnya ban. Ban harus diisi sesuai ketentuan pabrik, tidak boleh terlalu penuh namun juga tidak kurang angin.
"Kalau terlalu penuh bisa membuat ban jadi cepat benjol. Apalagi kalau ban sudah terlalu kencang dan sering menghantam lubang. Kalau kurang angin juga bisa buat ban terlipat dengan sendirinya di dalam. Akibatnya ban tergulung, robek hingga ban dalam keluar dari ruang ban," jelas dia.